Halo, apa kabar hari ini? Aku harap dimanapun kamu yang lagi
baca ini dalam keadaan baik dan Bahagia. Aamiin. Kali ini aku mau sharing
sedikit tentang bagaimana aku mensyukuri kehidupanku selama ini. Alhamdulillah Allah
masih memberikan kesempatan untukku berbagi hari ini, terimakasih ya Allah.
Sebagai seseorang yang dididik untuk menjadi wanita mandiri,
aku sudah terbiasa dengan berbagai macam hal yang tidak mengenakkan dan bahkan tidak
sesuai dengan apa yang aku inginkan dan harapkan. Lantas apakah aku kecewa dan
marah? Tentu tidak, kenapa? Karena itu hanya akan membuang waktu, tenaga, dan
pikiranku saja. Kita semua tahu bahwa setiap manusia tidak bisa memilih dan meminta
mau dilahirkan dari keluarga yang seperti apa. Yang bisa aku lakukan adalah
menerima dan menjalani setiap episode kehidupan yang sudah ditentukan. Menerima
dan menjalani disini bukan berarti aku hanya diam duduk manis saja ya. Tapi ada
usaha dan ikhtiar yang aku lakukan untuk memenuhi apa yang aku ingin dan
harapkan. Keinginan dan harapan itu tidak hanya tentangku saja, tapi juga keluarga
kecilku. Sejauh ini alhamdulillah aku tidak terlalu berkecil hati dengan apa
yang aku punya. Aku bisa sampai di titik ini tentunya ditempuh dengan berbagai
drama kehidupan, karena dunia ini kan hanya panggung sandiwara saja. Kita harus
benar-benar bisa dan pandai memainkan peran agar bisa mencapai tujuan.
Hidup akan terasa ringan dan menyenangkan apabila kita
pandai dan senantiasa bersyukur atas segala nikmatNya. Mari coba kita hitung
dalam sehari 24 jam, ada berapa nikmat yang kita dapat dan rasakan? Aku rasa
nikmat itu tak pernah terhitung oleh kesepuluh jari kita ya. Dan dari sekian
banyak nikmat itu, seberapa banyak kita mensyukurinya? Silahkan dijawab dalam
hati masing-masing ya. Karena urusan bersyukur atas segala nikmatNya adalah
urusan hamba dengan sang maha pemberi nikmat itu sendiri.
Jika berbicara tentang nikmat dari yang maha kuasa,
alhamdulillah aku selalu bersyukur atas segala nikmatnya. Hal dasar yang aku
syukuri setiap harinya adalah ketika pagi hari aku terbangun dalam keadaan
sehat tanpa kurang suatu apapun itu. Bahkan kita terlahir di dunia dengan
selamat dan sempurna secara fisik pun adalah nikmat yang sangat besar dan harus
selalu disyukuri. Aku juga selalu bersyukur ketika masih diberi kesempatan
untuk menjalani hidup hari ini. Hal ini berarti aku masih diberi kesempatan
untuk menjalani rutinitas dan memperbaiki hidupku inysa Allah dalam satu hari
ini. Terlepas dari kesehatan tersebut, aku pun selalu bersyukur ketika masih bisa
menyantap makanan di rumah bersama keluarga. Karena jika kita mau membuka
pandangan lebih luas lagi, diluar sana masih banyak orang yang tidak bisa makan
karena berbagai faktor yang kita tidak tahu secara pasti. Jadi pastikan kita
selalu bersyukur atas hidangan yang kita santap setiap harinya ya.
Suatu hal yang paling aku syukuri selama hidupku ini adalah
aku terlahir dari rahim ibuku. Ini adalah yang sangat aku syukuri. Meski aku
terlahir di keluarga yang sederhana, tapi ibuku adalah yang terbaik dalam
segala hal. Darinya aku belajar banyak hal tentang perjuangan demi sebuah
kehidupan. Berkat didikannya yang tegas dan keras inilah aku bisa sampai
dititik ini. Jika melihat kesekitar, aku selalu bersyukur atas caranya mendidik
dan membesarkanku. Mungkin jika aku tidak dididik dengan tegas dan keras
dulunya, aku tidak akan pernah mengerti arti sebuah perjuangan untuk memenuhi
kebutuhan dan keinginan. Terimakasih ibu sudah melahirkan dan membesarkanku dengan
caramu sendiri. Terimakasih telah membersamaiku. Terimakasih atas semua petuah
dan nasehatnya. Satu nasehat yang tidak pernah aku lupakan dimanapun aku berada
hingga kini adalah “dadi wong wedhok ojo jagakne, kudu iso ngadek ning sikile
dewe. Tetep dadio wong apik masio wes dilarani.” Artinya: jadi Perempuan jangan
bergantung, harus bisa berdiri diatas kaki sendiri. Tetaplah jadi orang baik
meskipun sudah disakiti.
Jangan lupa untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang
kita terima. Karena dengan bersyukur bisa mengurangi kadar stress lho.

Sama kayak nasihat ibuku, kak. Ahhh kangen ibu
BalasHapusnaah, iya kan kak. nasehat itu selalu aku ingat apalagi kalau lagi merasa sedih dan kecewa. salam hangat untuk kakak dan keluarga
Hapus