Hallo apa kabar hari ini? Semoga selalu dalam lindunganNya
ya aamiin.
Di dunia ini tidak ada yang sempurna dan abadi. Kesempurnaan
itu mutlak hanya milik Allah semata. Berbicara tentang kesempurnaan berarti ada
dua sisi dari masing-masing apapun itu. Ada hitam putih, tinggi pendek, besar
kecil, baik buruk, suka duka, susah senang, positif negative, kurang lebih, depan
belakang, atas bawah, dan mungkin masih ada lagi ya. Manusia pun begitu pasti
baik dan buruknya sendiri, punya kelebihan dan kekurangannya sendiri. Kalau berbicara
tentang kelebihan dan kebaikan pasti gampang dan banyak ya. Tapi, ketika berbicara
soal keburukan dan kekurangan ini yang akan menguras emosi juga. Ada banyak manusia
yang tidak percaya diri dengan keburukan dan kekurangannya, hal ini bisa saja
dibilang wajar. Namun, apakah kita hanya akan fokus dan berkutat dengan hal
yang buruk dan kurang saja. Tentu tidak kan.
Jika kita bisa mengenal lebih dalam tentang diri sendiri
pasti kita akan menemukan dan mengetahui kekurangan-kekurangan itu. Setelah kita
tahu alangkah lebih baiknya jika kita mengelola kekurangan diri itu menjadi
sebuah kelebihan yang positif untuk melanjutkan hidup yang lebih lagi supaya
kita bisa lebih percaya diri. Berbicara tentang percaya diri, ada beberapa hal
yang membuatku kurang percaya diri bukan tidak percaya diri ya. Aku lebih suka
menyebutnya kurang dari pada tidak. Karena kalau kalau kurang itu berarti masih
ada sedangkan tidak itu berarti benar-benar tidak ada sama sekali. Lebih enak
kurang percaya diri kan nyebutnya. Setuju gak?
Aku kurang percaya diri jika disuruh berbicara didepan orang
banyak. Aku merasa grogi dan susah bernafas kalau bicara didepan orang banyak. Mungkin
karena aku tidak terlalu banyak punya teman ya. Atau mungkin karena tidak
terbiasa. Entahlah yang pasti begitu. Sebenarnya bisa dan mau, cuma kurang percaya
diri aja takut salah ngomong. Aku juga tidak bisa langsung akrab dengan orang
lain, butuh waktu buatku untuk bisa akrab dengan orang baru. Tapi hal-hal itu
tidak membuatku lemah. Jika memang diharuskan untuk berbicara didepan orang banyak,
aku selalu mempersiapakan semuanya sebelum waktunya tiba. Aku juga selalu
berlatih lebih dulu tentang apa yang akan aku sampaikan nanti. Sehingga pada
waktunya tiba aku akan tampil dengan maksimal. Begitu juga jika bertemu dengan
orang baru, aku tidak terlalu banyak bicara sebelum aku tau karakter orang
tersebut. Jika aku sudah tau dia orang seperti apa, aku akan meyesuaikan diri.
Itu semua tidak membuatku takut bergaul atau merasa minder
jika sedang sendiri ditengah keramaian. Karena aku pun sudah terbiasa melakukan
banyak hal sendiri dan bepergian sendiri. Rasa kurang percaya diri itu membuatku
untuk mencari opsi lain untuk suatu hal tertentu. Misalnya dalam hal belajar,
aku lebih suka melakukan dengan daring atau online. Karena hal ini
meminimalisir aku berinteraksi secara langsung dengan orang baru.
Jangan pernah menjadikan kekurangan atau keburukan sebagai
aib atau hal yang memalukan. Justru sebaiknya jadikan kekurangan itu sebagai
motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Dibalik kekurangan yang
kita miliki pasti ada suatu potensi yang bisa digali lebih dalam lagi. Kita hanya
perlu belajar dan memahami diri sendiri saja.
Kalau kamu, apa yang membuat kurang percaya diri?












